CubesPedia: Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Persekusi Banser di Tempat Persembunyian

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Persekusi Banser di Tempat Persembunyian

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Thursday 12 December 2019 01:35 PM UTC+00 | Tags: nahdlatul-ulama peristiwa
Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Persekusi Banser di Tempat Persembunyian

Aparat kepolisian berhasil membekuk pelaku yang memersekusi dua anggota Banser pada Kamis (12/12) siang, dua hari selang kejadian perkara. Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku di Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. 

"Sudah ketangkap. Pelaku diamankan di Polres Jakarta Selatan," kata Kamtibmas Pondok Pinang Abu Amar di Jakarta, Kamis (12/12) sore. Kasatkorcab Banser Jakarta Selatan Yaya Khoirudin juga menyampaikan hal serupa. Ia mengapresiasi kerja cepat dan tangkas kepolisian dalam membekuk pelaku.  

Baca juga : Yang Diceramahi Ahmad Al Habsyi Orangnya Sendiri, Bukan Orang PBNU

"Alhamdulillah polisi berhasil menangkap pelaku persekusi terhadap Banser NU di daerah Pasir Putih, Sawangan, Depok," kata Yaya di Jakarta, Kamis (12/12) sore. 

Pelaku berinisial HA. Pelaku diduga adalah warga Jalan Pondok Pinang II, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 

Sebagaimana diketahui, pelaku membuntuti korban yang mengenakan seragam Banser dari arah Pasar Jumat menuju Kebayoran Lama. Pelaku menghadang korban yang tidak lain adalah anggota Banser Depok di Jalan Ciputat Raya 1-61 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/12) sore. 

Pelaku memaki, menuduh kafir, memaksa korban menunjukkan identitas. Pelaku juga sempat mengaku dirinya sebagai jawara Betawi.
 Pelaku juga meneriaki korban untuk menepi sambil merekam aksinya menggunakan telepon genggam. 

Pelaku juga mengunggah konten yang memuat tindakan persekusi tersebut. Sesaat setelah kejadian, GP Ansor-Banser Jaksel, LBH PW GP Ansor, dan GP Ansor Depok mendatangi Polres Jakarta Selatan, Selasa (10/12) malam. Mereka melaporkan tindakan persekusi yang diunggah pada video tersebut. Mereka meninggalkan kantor polres pada pukul 03.00, Rabu (11/12) dini hari.

Sumber: NUOnline
Tags:
  • nahdlatul-ulama
  • peristiwa
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.