CubesPedia: Penghina Almarhum Mbah Moen Dipulangkan Karena Laporan Dicabut

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Penghina Almarhum Mbah Moen Dipulangkan Karena Laporan Dicabut

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Sunday 11 August 2019 08:10 AM UTC+00 | Tags: kiai-maimoen-zubair
Penghina Almarhum Mbah Moen Dipulangkan Karena Laporan Dicabut

Tribunsantri.com - Penghina almarhum KH Maimun Zubairdi Facebook, Fulvian Daffa Umarela Wafi (20) sudah dipulangkan oleh polisi. Laporan yang menyeretnya ke kantor polisi sudah dicabut.

Sebelumnya, Fulvian menjalani pemeriksaan 1 x 24 jam di Polres Malang Kota. Pemulangan Fulvian tak lepas dari kondisi kejiwaannya yang mengalami sedikit gangguan.

"Setelah menjalani pemeriksaan, dini hari tadi yang bersangkutan dipulangkan. Ini karena laporan dicabut," ujar Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, Minggu (11/8/2019).

Ia menjelaskan, pemulangan Fulvian berkaitan dengan pencabutan laporan yang sebelumnya dilayangkan oleh Santri Malang Raya ke Polres Malang Kota. Laporan tersebut berisi ujaran kebencian oleh pelaku terhadap almarhum KH Maimun Zubair melalui Facebook.

"Dicabut laporannya, karena melihat kondisi penyakit kejiwaan pelaku. Hal itu juga diperkuat surat medis, di mana pelaku tengah menjalani terapi," terang Marhaeni.

Marhaeni menambahkan, PCNU Kota Malang akan memberikan pendampingan terhadap warga Donomulyo, Kabupaten Malang tersebut. Yakni terkait masalah kejiwaan yang diderita Fulvian.

"Rencananya nanti juga akan meminta maaf langsung kepada keluarga almarhum KH Maimun Zubair, didampingi Polri dan PCNU Kota Malang. Sekaligus penanganan dari penyakitnya yang akan dilakukan oleh PCNU Kota Malang," lanjut Marhaeni.

Sebelumnya, tabbayun (klarifikasi) digelar oleh GP Ansor, Banser, Aswaja Malang Raya, Gusdurian, dan Pengurus Pemuda Muhammadiyah di kantor PCNU Kota Malang. Fulvian dihadirkan setelah identitasnya terungkap.

Fulvian meminta maaf melalui surat pernyataan. Namun usai tabbayun, ia digelandang polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Fulvian mengakui sebagai pemilik akun Facebook Fulfian.Daffa.3 yang mem-posting kalimat tak pantas mengenai meninggalnya KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Apa yang ditulis Fulvian dianggap sebagai ujaran kebencian.

"Turut bersuka cita yang sedalam-dalamnya atas kematian si mumun zibair, alhamdulillah populasi NU berkurang, saya orang Muhammadiyah, gak ada gunanya saya berduka atas kematian orang NU," tulis Fulvian seperti yang tertera dalam laporan Santri Malang Raya ke Polres Malang Kota, Jumat (9/8).

Detik
Tags:
  • kiai-maimoen-zubair
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.